Apa Itu Tensimeter ? Baca Selengkapnya Di Sini

Tensimeter, merupakan istilah atau sebutan yang tidak asing di telinga kita. Ya, kata ini berhubungan dengan dunia kesehatan. Lalu apa itu tensimeter ? Pada kesempatan yang baik ini kita akan coba bahas dan ketahui lebih lengkap tentang apa itu tensimeter. So, jangan berangjak dulu dan silahkan lanjutkan membaca.

Definisi atau Pengertian Tensimeter

Bagi para tenaga medis atau yang keseharian anda dekat dengan dunia kesehatan, tentunya tidak asing lagi dengan istilah ini. Tensimeter diambil dari dua kata. Tension (Tensi) yang berarti tekanan dan Meter yang berarti ukuran. Tensimeter atau juga dikenal dengan istilah Sphygmomanometer ialah sebuah alat kesehatan yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah. Ya, alat ini selalu kita jumpai ketika kita memeriksakan diri ke dokter. Hal ini karena tekanan darah erat sekali kaitannya dengan kesehatan. Oleh sebab itu, alat ini merupakan alat wajib yang harus ada di tempat layanan kesehatan baik Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit, dan pusat layanan kesehatan lainnya.

Mengenal Cara Kerja Tensimeter

Seperti apa alat ini ? Bagi anda yang awam dengan dunia medis. Tentulah pernah melihat alat ini ketika berkunjung ke dokter. Sebuah alat ukur tekanan darah standar terdiri dari Manset, Manometer (penunjuk tekanan), balon karet dan tabung (selang) penghubung. Balon karet berfungsi untuk memompa manset yang hingga terisi udara dan menekan lengan pasien. Seketika itu, jarum penunjuk tekanan akan naik. Dengan mengacu pada mekanisme laju aliran darah yang dipompa oleh jantung dapat diketahui tekanan darah saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh (sistolik) dan saat jantung berhenti diantara detak yang satu dan detak berikutnya (diastolic).

Beberapa Macam Jenis Tensimeter

Perkembangan teknologi di berbagai bidang membawa banyak perubahan positif. Salah satunya di dalam dunia medis. Berbagai macam model dan jenis alat ukur tekanan darah pun bermunculan. Secara umum Tensimeter terdiri dari dua macam jenis yaitu tensimeter manual dan digital (otomatis). Yang sudah kita bicarakan diatas termasuk jenis ternsimeter manual yang dinamakan tensi aneroid. Yakni tensimeter dengan manometer berupa jarum. Ada lagi tensi manual dengan tabung manometer dengan air raksa, namun jenis ini sudah tidak diperbolehkan lagi.

Lain halnya dengan tensimeters otomatis atau tensi digital. Alat ini tidak lagi menggunakan balon karet untuk memompa manset. Tidak juga menggunakan manometer sebagai penunjuk tekanan. Tensimeter ini dirancang dengan pompa otomatis yang digerakkan oleh kompresor listrik dari daya baterai. Hasilnya pun ditunjukkan secara digital pada layar LCD setelah pengukuran oleh sensor selesai. Untuk tau lebih detail, silahkan baca ulasan tentang jenis – jenis tensimeter agar anda lebih paham dan mengerti berbagai banyak model tensimeter.

Demikian tadi penjelasan singkat tentang apa itu tensimeter. Semoga dapat sedikit menambah wawasan kita tentang alat – alat kesehatan yang berada di sekeliling kita. Anda bisa kunjungi halaman katalog produk tensimeter untuk pilih model dan jenis tensimeter yang ingin anda beli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *